Tips Aman Mudik Berboncengan




Beberapa dari kita mungkin belum memahami dan beranggapan bahwa ketika mengendarai motor berboncengan, seluruh aspek keselamatan diserahkan kepada pengendara. Hal ini tentu saja tidak seluruhnya benar, karena pembonceng juga mempunyai tugas dan tanggung jawab seperti halnya pengendara.
Apalagi dalam beberapa hari ke depan, ribuan atau bahkan puluhan ribu orang akan memilih menggunakan sepeda motor untuk pulang kampung. Aspek-aspek apa saja yang perlu diperhatikan ketika sedang berkendara berboncengan? Berikut ini adalah beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum berkendara :

Pertimbangan Legal
Patuhilah seluruh aspek hukum yang berlaku mengenai ketentuan berkendara dengan penumpang. Di Amerika Serikat (AS), negara-negara bagian biasanya mempunyai aturan perlengkapan khusus yang harus dipatuhi, dan semua aturan itu sangat layak untuk diterapkan di negara kita ini. Misalnya: motor harus mempunyai pijakan kaki penumpang, penumpang harus bisa mencapai pijakan kaki, dan motor harus mempunyai area tersendiri untuk penumpang.
Keputusan membawa anak kecil dengan asumsi bahwa semua faktor legal dan keamanan telah dipenuhi, diserahkan bagi orang tua atau penjaganya. Yakinkan bahwa anak-anak telah cukup matang untuk mengerti tanggung jawabnya, cukup tinggi untuk mencapai pijakan kaki, mengenakan helm yang dipakai dengan benar dan peralatan pengaman lainnya, dan berpegangan ke tempat pegangan penumpang. Pada banyak negara maju, ada aturan mengenai batasan minimal usia pembonceng.

Persiapan Pengendara
  • Penumpang harus dianggap dan berlaku sebagai pengendara ‘aktif' kedua, sehingga mereka dapat membantu mengingatkan apakah keselamatan dan prosedur pengoperasian telah diikuti dengan baik.
  • Penumpang akan mempengaruhi karakteristik pengendalian motor sebagai akibat dari beban tambahan dan adanya pergerakan tambahan.
  • Penumpang berpotensi bergerak kedepan ketika berhenti mendadak, dan helm penumpang mungkin akan membentur helm Anda. Perhatikan hal ini.
  • Ketika mulai bergerak dalam posisi diam mungkin membutuhkan bukaan gas lebih besar dan penyesuaian kopling pada kendaraan tipe sport. Sebagai akibat dari beban tambahan, efek pengereman mungkin akan terpengaruh. Mengeremlah lebih awal, dan mungkin diperlukan pengereman lebih dalam untuk menghentikan kendaraan.
  • Gunakan beban di roda belakang untuk membantu menaikkan efektivitas dan tenaga pengereman dari rem belakang, terutama dalam kondisi yang mengharuskan berhenti mendadak. Mengendarai di jalan menurun akan berakibat jarak pengereman menjadi lebih jauh.
  • Berikan perhatian lebih ketika di tikungan karena beban yang bertambah. Sudut ketika menikung mungkin akan berubah, perhatikan hal ini.
  • Mendahului dalam keadaan berboncengan membutuhkan ruang dan waktu yang lebih besar. Efek hembusan angin, terutama angin dari samping akan lebih terasa, waspadai hal ini.
Persiapan Motor
Motor yang akan digunakan harus didesain untuk memuat penumpang. Perhatikan buku panduan kendaraan bermotor pada bagian tips seting motor dan rekomendasi operasional yang lain. Jika diperlukan, sesuaikan suspensi dan tekanan ban karena beban tambahan. Harus diperhatikan agar tidak melewati batas berat yang telah ditetapkan karena akan mempengaruhi handling dan aspek keselamatan.

Persiapan Bagi Penumpang
Penumpang harus cukup tinggi untuk mencapai pijakan kaki dan cukup dewasa untuk mengerti tanggung jawabnya sebagai penumpang. Sama halnya dengan pengendara, penumpang harus mengenakan pakaian pengaman yang sesuai. Sebelum berkendara, penumpang harus mengetahui tugas dan tanggung jawabnya terhadap aspek keselamatan. Terakhir, penumpang harus sadar bahwa dirinya merupakan pengendara kedua dan berbagi tanggung jawab terhadap keselamatan bersama.

Pertimbangan Mengenai Keselamatan Secara Umum
  • Anda harus cukup berpengalaman dalam berkendara dan mempunyai perilaku yang mengacu kepada keselamatan berkendara sebelum mengemban tugas ekstra dengan membawa penumpang.
  • Praktekkan kontrol kopling/gas dalam kecepatan rendah seperti dalam situasi normal dan ketika harus berhenti secara mendadak dalam area yang aman seperti tempat parkir terbuka dengan penumpang.
  • Ekstra waspada ketika menikung. Kembangkan keahlian menikung setiap waktu agar Anda dapat memastikan bahwa penumpang merasa nyaman dan aman.
  • Ekstra waspada ketika menikung karena clearance akan berubah.
  • Gunakan strategi Search, Evaluate, Execute (S.E.E) agar Anda berada dalam level keselamatan yang tinggi
  • Berikan waktu penumpang untuk menyesuaikan diri terhadap kecepatan serta posisi condongnya badan; kecepatan harus cukup aman konservatif sampai penumpang terbiasa dengan teknik berkendara yang dilakukan.
Akhirnya, selamat berkendara. Have a Safe Ride!

SUMBER : maniakbalap

0 Komentar:

Poskan Komentar